Pengetahuan dan Kebijaksanaan

Orang yang belajar, pasti ingin memperoleh ilmu, pengetahuan tentang sesuatu. Namun sayang tidak semua orang yang mengikuti proses pembelajaran berhasil mendapatkan pengetahuan itu. Beberapa tetap saja bodoh. Setiap orang akan termotivasi belajar, tentang apa yang sangat ingin diketahuinya atau dikuasainya. Orang akan lebih mudah belajar bila hatinya gembira, senang akan apa yang hendak dipelajarinya.

Pelajaran yang didapatkan akan sebanding dengan niat dan usaha yang dikerahkannya. Jika ia tak terlalu termotivasi, namun bisa memaksakan dirinya untuk berusaha maksimal, kemungkinan besar ia masih bisa berhasil.

Seseorang yang rajin belajar akan banyak tahunya, dan.. mungkin banyak bisanya. Pasti bedalah sama pemalas. Mereka yang rajin akan lebih mudah dalam hidupnya. Sebagaimana peribahasa; dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah dan dengan agama hidup menjadi terarah.

Di antara beberapa orang yang belajar, sungguh akan memperoleh pengetahuan (sedikit atau banyaknya juga dipengaruhi latar belakang kecerdasannya masing-masing). Beberapa di antara orang yang memiliki pengetahuan akan mendapatkan pemahaman. Beberapa orang di antara yang mendapat pemahaman akan memperoleh kebijaksanaan.

Kebijaksanaan, mungkin adalah bentuk kecerdasan yang lebih tinggi tingkatannya. Benda ini, tidak dimiliki banyak orang. Bukan sekedar tahu atau bisa. Kebijaksanaan membuat seseorang lebih mudah menemukan fenomena, membaca dan merangkai pola, bahkan yang sangat abstrak, melakukan kalkulasi bila x maka y, hingga menghubungkan benang merah dari tiap peristiwa. Orang seperti ini akan lebih mudah menemukan jalan keluar (dan beberapa alternatifnya) dari setiap masalah yang dihadapi.

Dalam hidupmu, berapa kali kau pernah menemukan orang-orang dengan kebijaksanaan ini? Mereka keren sekali bukan? Apakah kau melihat persamaan yang mereka miliki? Gayanya, tutur katanya.. Bagaimana perasaanmu berada di dekat mereka?

Pendapatku, bila pengetahuan atau keterampilan adalah buah dari ketekunan menuntut ilmu, maka kebijaksanaan adalah semata-mata anugerah tuhan bagi jiwa-jiwa yang tenang.

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ

Bila pengetahuan adalah kapasitas jasmani, maka kebijaksanaan adalah kapasitas rohani; jiwa, qalb.

Harapanku, semoga Tuhan mencurahkan banyak kebijaksanaan atas para pemimpin dan seluruh bangsa ini. Aamiin..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *