Showing 68 Result(s)

Sesuatu Kau Tak Punya

Bayangkan Kau sendirian di puncak gunung. Angin sepoi-sepoi menerpa wajahmu. Dunia terasa milikmu sepenuhnya. Kau raja di kerajaan palsumu. Penghormatan hanya untukmu dan kebenaran hanyalah versimu. Kau, sumbu pendek. Lihatlah dirimu, Kau orang yang begitu angkuh. Kau dengan gampang memarahi orang terdekatmu, seolah perasaan mereka hanyalah debu. Kau tak peduli luka yang Kau torehkan, tak …

Dua Pasang Mata Manusia

Percayakah Kau, sayangku, bahwa manusia dianugerahi dua pasang mata? Satu berguna untuk menuntun berjalan menyusuri dunia. Satu lagi untuk menuntunmu ke hakikat diri. Kembali ke tempat di mana Kau akhirnya bisa mengenali diri sendiri. Dua pasang mata manusia. Mata raga menuntun pulang ke rumah di sini. Ke denah yang dihafal langkah kaki, ke tumpukan piring …

Nonne & Pandy versus Rivalta

Nonne, Pandy, Rivalta sekilas terdengar seperti nama-nama yang manis. Bisa buat kasih nama kucing. Ketiga nama ini, dalam bidang kedokteran sebenarnya merujuk pada pemeriksaan kualitas cairan tubuh yang penting untuk menegakkan diagnosis. Uji Nonne & Pandy maupun Rivalta merupakan tes kualitatif sederhana untuk mendeteksi peningkatan protein, yang hingga kini tetap diajarkan karena murah, cepat, dan …

Dompet Merah

Guys,,hari ini paketku datang. Sudah unboxing barusan. Baru saja kubuka bungkusnya yang rapi, dan di dalamnya benda berkilau lembut di bawah cahaya. Sebuah dompet merah, cantik sekali. Guys, dompet merah ini bukan bukti kemewahan atau tanda pencapaian. Bukan pula pengumuman keberhasilan atas sesuatu seperti yang sering berseliweran di story orang-orang. Ia hanya penanda bahwa aku …

Retrouvailles

Kemarin, kota tidak berubah, tapi sorenya lebih indah. Di antara suara kendaraan dan orang-orang berjualan, aku masih bisa mengenalimu. Pun sebaliknya. Tiba-tiba waktu menyusut. Dua puluh lima tahun seperti baru kemarin saja. Waktu itu, saat kita masih muda, kita belum paham betapa cepat waktu berlari. Dan hidup, punya misterinya sendiri-sendiri. Kemarin sore, kita adalah dua …

Ini bukan tentang itu

Tanpa pernah kita rencanakan, tiba‑tiba saja kita saling berpapasan di jalan. Entah sejak kapan kita beriringan, mengendarai kendaraan masing‑masing berdampingan. Namun ini bukan tentang mengemudikan kendaraan. Mungkin semesta yang mengatur semuanya. Sore hari, ketika lalu lintas sedang ramai‑ramainya, membawa orang-orang pulang. Kita terselip di antara arus itu. Namun ini bukan tentang arus lalu lintas. Kita …

Tempat Singgahan

Cepat atau lambat, entah bagaimana caranya, kita pasti akan berpisah. Mengucapkan selamat tinggal pada tempat ini yang kita namai dunia. Sejak awal, barangkali kita sudah tahu itu, tapi tidak benar-benar hendak mengakui. Kita tumbuh dengan keyakinan bahwa hari esok akan selalu datang, bahwa orang-orang yang duduk di samping kita hari ini akan tetap ada besok …

Menakar rasa manusia

Seberapa dalam seseorang bisa jatuh cinta? Dia ingin memahami batas dari hatinya. Ia pernah berusaha untuk suka pada seseorang, namun pada akhirnya ia sudah hilang rasa. Orang itu senantiasa menyakitinya, hingga ia bahkan tak lagi menaruh harapan karena terlanjur kecewa. Rasa suka yang pada awalnya ia harapkan akan semakin bertambah, menguap hilang begitu saja. Seberapa …

Tumbuh – Berkembang – Tumbang

Kurva pertumbuhan bagi para mikrobiolog ibarat grafik yang sudah dihafal di luar kepala. Setiap kali kultur masuk inkubator, seolah kita menyiapkan panggung bagi kuman untuk menunjukkan drama empat babaknya. Fase lag yang merupakan pemanasan, fase log yang penuh semangat dan ambisi, fase stasioner yang mulai realistis soal hidup, sampai fase kematian yang… yah… namanya juga …

Bukan rindu, itu candu!

Ada sesuatu yang salah dari caraku mengingatmu. Bukan indah seperti kenangan, tapi gelisah seperti kekurangan. Kata orang, itu rindu. Tapi kurasa ini lebih liar dari itu. Rindu sejogyanya masih punya jeda, masih tahu cara berhenti. Sedang aku, seolah menagih sesuatu. Aku pun pernah mengira gelisah ini hanyalah rindu, sampai sadar bahwa rindu menuntun pada pertemuan, …