Showing 68 Result(s)

Kau & bohong-bohong kecilmu

Kau kira dengan berbohong jalanmu akan lebih mulus? Kau kira dunia akan bertepuk tangan untukmu hanya karena kau pandai menyusun kata-kata, mengarang cerita, manipulatif? Kau pikir orang-orang di sekitarmu tidak akan tahu, tidak sadar, atau mungkin terlalu sibuk dengan urusan masing-masing sehingga tak sempat mencium aroma yang salah dari ucapanmu? Kau menyebutnya kebohongan kecil, seolah …

Everyday route, everyday routine.

Tiap hari, rute yang sama. Jalur rumah, penitipan anak, sekolah, kantor, rumah, laptop, ulang lagi.Setiap hari kerja, mobil lewat di belokan yang sama, lampu merah yang sama, pos satpam yang sama, salip-menyalip mobil dan motor yang itu-itu juga. Kadang ibuk bahkan bisa menebak mobil di depan bakal belok ke mana. Semua seperti kaset diputar ulang, …

Dokter Berjiwa Petani

Saat masih berdomisili dekat area kampus, biasanya kalau sore-sore cuaca bagus saya berkebun. Ambil cangkul kecil dan bangku duduk, trus action di halaman. Mulai menyiangi gulma, pangkas daun-daun kering, dsb. Biarpun saat bersihin pojok sini, tumbuh lagi rumput di pojok sana, seperti kata Pak Istanul. Yaa, namanya hobi Pak. Tanam-tanam dikit, panen-panen dikit. Serulah. Kalau …

Pengalaman Sakit COVID-19

Saya positif COVID-19 di gelombang ketiga, saat Omicron menguasai negara api. Waktu itu, lebih separuh petugas lab di tempat kami bekerja positif tepat sebelum giliran saya. Pelayanan sempat tertunda hingga pak Sekda turun tangan. Mendatangkan bala bantuan dari Dinkes dan Labkesda. Awalnya demam dan gejala prodormal biasa, tidak spesifik. Selanjutnya diikuti nyeri tenggorok, suara serak. …

Mendung tiga lapis

Di bawah langit kelabu. Seorang perempuan tua dengan kain lusuh dan mata yang dulu pernah berbinar. Wajahnya menghadap langit, seolah ingin menggugat hujan yang tak kunjung turun, atau mungkin berharap langit runtuh saja agar ia tak perlu lagi berdiri di dunia yang tak adil padanya. Mendung hari itu bukan sekadar awan hitam di langit. Ada …

Hadiah Mahasiswa

(Kepada junior yang menganggapku sebagai seniornya) Adinda… (Kepada yang menganggapku sebagai guru atau orang tua) Ananda… Bila Kau ada kemudahan rezeki, maka berhematlah, tabunglah. Sebagai bekalmu menempuh perjalanan yang masih jauh. Bukan aku tak hendak menerima, bukankah rezeki tak pantas ditolak? Aku hanya malu kepada Ia yang Maha Memberi, Maha Mencukupkan. Tak perlulah Kau berikan …

Ia masih punya doa

Sudah jauh perjalanannya menempuh jangka. Banyak peristiwa dan hikmah telah mengasahnya. Orang-orang datang dan pergi silih berganti. Ada yang menetap, namun tak pula membawa sentosa. Ia tak pernah dipandang ada di antara mereka. Laksana lentera yang tak kuasa menyala, cahayanya kecil dan redup. Sayup-sayup. Seringkali ia menatap arakan awan, untuk menjaga pandangannya agar tetap terang. …