Showing 2 Result(s)

Kunang-kunang sudah mati

Masa itu, di kampungku belum ada listrik. Setiap malam menjelang, tupoksi bapak-bapak (dan abang-abang) menyalakan lampu petromak. Tupoksiku, ke warung Pak Amat membeli spiritus sebagai bahan bakarnya. Atau sesekali membeli lampunya yang seperti kain itu bila yang lama sudah hancur. Kami tinggal di Lampoh Bungong, dekat Blang Raya (sawah besar). Gampong Cotlamkuweueh, Meuraxa. Beberapa kali, …

Kisah Cintanya

Dia tumbuh baik sebagai anak kampung, bungsu dari banyak saudara. Kepintarannya mungkin di atas rata-rata. Tidak semua anak dapat menggembala sepuluh kerbau, dengan mudah membuat mereka patuh turut perintahnya. Dia disukai teman-temannya, tutur katanya santun, budinya baik. Tidak pernah dia tunjukkan kesulitan dan beban yang ditanggungnya. Bukan masalah kemampuan, hanya saja dia tidak punya pilihan. …