Showing 7 Result(s)

Gila Macam Apa Dia (Kita)?

Berapa banyak orang yang pernah kita sebut gila? Mungkin ada yang berjalan berkeliling kampung sambil menggerakkan tangan seperti sedang menyetir mobil (Dolah pempem). Ada yang berbicara sendiri di pinggir jalan (Yah Mulia). Ada yang meminta uang kepada setiap orang yang ditemuinya (Nek Si Oen). Ada pula yang memakai pakaian seadanya (Wak Lu), tertawa sendiri, meludah …

Sesuatu Kau Tak Punya

Bayangkan Kau sendirian di puncak gunung. Angin sepoi-sepoi menerpa wajahmu. Dunia terasa milikmu sepenuhnya. Kau raja di kerajaan palsumu. Penghormatan hanya untukmu dan kebenaran hanyalah versimu. Kau, sumbu pendek. Lihatlah dirimu, Kau orang yang begitu angkuh. Kau dengan gampang memarahi orang terdekatmu, seolah perasaan mereka hanyalah debu. Kau tak peduli luka yang Kau torehkan, tak …

Dua Pasang Mata Manusia

Percayakah Kau, sayangku, bahwa manusia dianugerahi dua pasang mata? Satu berguna untuk menuntun berjalan menyusuri dunia. Satu lagi untuk menuntunmu ke hakikat diri. Kembali ke tempat di mana Kau akhirnya bisa mengenali diri sendiri. Dua pasang mata manusia. Mata raga menuntun pulang ke rumah di sini. Ke denah yang dihafal langkah kaki, ke tumpukan piring …

Kata-kata dari Hati

Perkataan yang baik adalah cerminan dari hati yang baik, sementara perkataan yang buruk adalah cerminan dari hati yang buruk. Kata-kata adalah pancaran dari isi hati dan pikiran, terang atau gelapnya nurani tercermin dalam tiap kalimat yang terucap. Dalam keseharian yang penuh interaksi, kita tak pernah lepas dari pilihan untuk berbicara menggunakan perkataan yang baik atau …

A Walk in One’s Shoes

Before you judge someone, try to have a walk in her/his shoes. Sebelum Kau menghakimi seseorang, cobalah untuk memahami apa yang dia alami. Berjalanlah sejenak dalam sepatunya. Rasakan bagaimana ia menghadapi dunia dengan keraguan yang tak terlihat, dengan kekuatan yang terus diuji. Mungkin saat itu Kau akan mengerti, bahwa di balik tiap keputusan, tiap kata …

Makna Hidup & Rasa Syukur

Hidup ini adalah tentang mencari makna.Kita bukan di sini untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya, tetapi untuk memberi sebaik-baiknya. Karena hidup yang berharga bukan diukur dari apa yang dimiliki, melainkan dari apa yang diwariskan dalam kebaikan. Hidup ini adalah tentang mencari makna. Kita bukan di sini untuk mengumpulkan harta. Ia hanyalah titipan, bukan tujuan. Ia datang dan pergi …

Menjadi Antimikroba

Hiduplah seperti antimikroba di tengah ekosistem yang dihuni para patogen. Kenali spektrum kerja, karena tidak semua pantas dipertahankan. Selektiflah, seperti obat dengan target spesifik, bukan membabi buta berdifusi tanpa arah, menyerang yang baik dan buruk sekaligus. Di dunia yang pragmatis ini, menjadi selektif bukanlah kelemahan. Justeru di situlah kekuatan, mengenali lingkungan, membaca sinyal, dan bertindak …