Showing 6 Result(s)

Anak Bapak, menulis Anda!

[Pak AA dalam kenangan] Pak AA adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah kami. Anak Mosa pasti tidak asing lagi dengan kalimat ini. Anak Bapak, menulis Anda! Kalimat yang selalu diulang-ulang Bapak kami saat mengajar. Beliau adalah guru yang sangat bersemangat dan sangat disiplin. Jam pelajaran pertama, pukul 7.20 WIB (lebih awal dari sekolah …

The legend of humans

This is a beautiful story belonging to a friend who lives far away across the island. As far as I can remember, more or less, the story is as the following: The story is about the legend of humans in ancient times. Once upon a time, humans had two heads, four arms, four legs, and …

BL 938 AJ

Orang ini, aku sudah lupa nama panjangnya. Entah kenapa, nomor pelat mobilnya yang berwarna biru itu masih teringat jelas, BL 938 AJ. Ia mitra kerja Ayahku dulu, bisnis produksi dan jualan kerisik kelapa. Umurnya dariku lebih tua 13 tahun, tuturkatanya halus, budinya baik. Tubuhnya tinggi, ganteng, berkulit terang dan bermata sipit. Setiap pulang kampung, ia …

Hadiah Mahasiswa

(Kepada junior yang menganggapku sebagai seniornya) Adinda… (Kepada yang menganggapku sebagai guru atau orang tua) Ananda… Bila Kau ada kemudahan rezeki, maka berhematlah, tabunglah. Sebagai bekalmu menempuh perjalanan yang masih jauh. Bukan aku tak hendak menerima, bukankah rezeki tak pantas ditolak? Aku hanya malu kepada Ia yang Maha Memberi, Maha Mencukupkan. Tak perlulah Kau berikan …

Antibiotik terbaik

Apakah antibiotik terbaik untuk diresepkan? Antibiotik yang paling rasional untuk diresepkan adalah yang paling sesuai dengan EBM (Evidence-based Medicine). Yaitu pendekatan medis berbasis bukti ilmiah. Jenis penggunaan antibiotik ada tiga; profilaksis (medis & bedah), empirik, dan definitif. Terapi empirik adalah yang paling membingungkan untuk pemula yang sedang belajar. Berikut panduannya. Langkah pertama, pastikan dahulu bahwa …

Ia masih punya doa

Sudah jauh perjalanannya menempuh jangka. Banyak peristiwa dan hikmah telah mengasahnya. Orang-orang datang dan pergi silih berganti. Ada yang menetap, namun tak pula membawa sentosa. Ia tak pernah dipandang ada di antara mereka. Laksana lentera yang tak kuasa menyala, cahayanya kecil dan redup. Sayup-sayup. Seringkali ia menatap arakan awan, untuk menjaga pandangannya agar tetap terang. …