Showing 4 Result(s)

Lili Hujan

Ada jeda yang mulai tumbuh di antara kata-kata, ada isyarat yang perlahan mengabur. Seseorang memilih diam. Seseorang yang lain memilih pergi, dengan sisa tanya yang tak pernah sempat disampaikan. Dulu ketika hujan, di tempat itu dua pasang mata remaja pernah bertemu. Tak ada janji, tak ada rencana. Hanya secuil senyum gugup dalam diam, lalu berbunga …

Bukan Layla Majnun

Sudut Pandang Tuan Rintik petang itu turun perlahan. Di perhentian yang sama, aku berdiri menanti bis yang sering datang terlambat, ditemani payung setia dan satu harapan kecil yang masih belum sirna. Dia datang lagi. Duduk di bangku sebelah. Dia membuka sebuah novel tebal dengan sampul warna hitam yang sudah lusuh di sudut-sudutnya. Seperti biasa, tanpa …

Badai Pasti Datang Lagi

Badai pasti berlalu. Tentu saja. Dan sudah tentu pula, ia pasti akan datang lagi. Tanpa berkabar dulu. Dengan rupa yang sama atau mungkin sedikit berbeda. Tak usah berlega terlalu lama. Bersiaplah menyambut yang selanjutnya. Bila Kau cukup cermat, Kau akan bisa membaca tanda-tanda ia akan tiba. Tidak perlu mengeluh atau mengutuk yang mengutusnya. Hadapi dan …

Kisah Cintanya

Dia tumbuh baik sebagai anak kampung, bungsu dari banyak saudara. Kepintarannya mungkin di atas rata-rata. Tidak semua anak dapat menggembala sepuluh kerbau, dengan mudah membuat mereka patuh turut perintahnya. Dia disukai teman-temannya, tutur katanya santun, budinya baik. Tidak pernah dia tunjukkan kesulitan dan beban yang ditanggungnya. Bukan masalah kemampuan, hanya saja dia tidak punya pilihan. …