Telangiektasis

Biasalah kalau lagi santai,, scroll-scroll main hape. Atensi ibuk ter-hook sama postingan salon kecantikan. Laser, skin booster, filler.. Menarik juga ni. Kebetulan umur ibuk juga udah banyak, tidak ada salahnya kan yaa.. Haha.. Ada nomor WA-nya pula. Yasudah lah kan,, ibuk chat lah.. Tanya-tanya. Sampai akhirnya kepalang dapat jadwal konsul. Hadeeh..

Pas hari H, ibuk datang sesuai appointment. Tempatnya cozy, enak, nyaman. Karena dokternya sedang tindakan, ibuk harus menunggu nyaris satu jam untuk ketemu. Alhamdulillah, akhirnya berjumpa dan berdiskusi. Adik tingkat ibuk waktu kuliah, cuma baru kenal di TKP itu. Keknya waktu beliau kuliah di FK dulu itu, pas ibuk lagi merantau ke Surabaya. Orangnya cantiik, langsiing, wangii dan komunikatiif. Mantap lah.

Ngobrol sana-sini, trus ibuk di periksa. Ditanyain kapan facial terakhir, beuhh manalah ibuk ingat. Setelah nikah ada 4-5 kali mungkin. Udah lupa. Biasa cuma cuci muka pakai facial wash doang. Kepala ibuk dimasukkan ke dalam chamber semi tertutup, ada sinarnya, kemudian kondisi kulit ibuk dianalisis oleh komputer. Sophisticated. Hasilnya sesuai umur,, agak-agak lebih dikit. Kelembaban, kerutan, potensi pigmentasi, dsb, sekitar 2-3 tahun dari umur sekarang.

Selanjutnya ibuk dikasih saran treatment apa aja yang bisa dicoba. Ibuk pilih beberapa. Balik ke ruang tunggu, ibuk selesaikan payment. Lumayan menguras dompet sii, tapi nggak apa-apa lah yaa. Duitnya alhamdulillaah juga ada. Haha.. Ntar ibuk kerja lagi yang rajin, banyak-banyak sedekah,, biar rezeki ibuk terus digandakan sama Allah,, biar tebel lagi tu dompet yaa.. Aamiiin!!

Nggak lama, ibuk dibawa ke ruang facial oleh perawatnya. Wajah ibuk dibersihin, ekstraksi komedo (ini asli sakit banget, sampe keluar air mata). Trus dipijat-pijat, enak bangeet bikin ibuk jadi sleepy. Trus dikasih masker vitamin C yang super adeem.

Terakhir, dikasih olesan obat anestesi yang harus ditunggu 20 menit sebelum ibuk diberikan treatment laser. Tindakan laser langsung dilakukan oleh dokternya.

Naa, pas itu dokternya bilang “Wah, kakak ada telangiektasis ni. Apa ada pakai salap atau kosmetik steroid kak?” Ibuk jawab “Nggak ada”. Jujurly, ibuk tu memang nggak telaten skin care-an. “Berarti ini genetik kak”.. “Iya”.

Adakah yang tahu tentang telangiektasis ini? Penasaran? Kapan-kapan ibuk lanjut lagi yaa.. Sekarang ibuk mau go to bed dulu, hehee..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *