Orang Kesepian

Kemana Kau waktu itu? Kenapa Kau tinggalkan dia di situ? Sementara Kau tahu, tidak ada lagi rumah baginya untuk pulang.

Kemana Kau waktu itu? Saat ia hanya bisa menangis di balik pintu. Kenapa Kau tidak menemaninya? Kenapa Kau memilih pergi dan berlalu?

Dia sudah cukup kesepian saat Kau membawanya serta. Kau sungguh bodoh, setidaknya Kau duduk diam saja di situ, di sampingnya. Dengarkan saja keluh kesahnya. Jangan Kau bilang dia banyak mengeluh. Sungguh sejak saat itu, dia bukan lagi dirinya yang dulu.

Teman baginya adalah mereka yang ia tinggalkan. Tak berani ia menunjukkan diri lagi di hadapan mereka. Anak angsa telah menjadi itik buruk rupa karenamu. Seandainya saja Kau tidak memilih untuk tidak mau tahu.

Bila sekarang ia hanya bisu, tak lagi berbicara kepadamu, maka itu adalah karma yang pantas Kau terima.

Dahulu, mungkin ia merasa sendirian. Namun pada akhirnya, dia telah memutuskan. Bahwa orang paling kesepian bukanlah mereka yang tak punya teman. Melainkan, mereka yang tak punya Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *