Blog

Welcome to my corner of stories.
In a world that’s always rushing, I find peace in slowing down and writing. You’ll find stories sparked by a line in a book, a passing conversation, or a friend’s memory that feels a little like magic. Sometimes, they grow from old bedtime stories. Some come from everyday moments, others from quiet imagination. I write with joy and a bit of learning along the way.
Thank you for stopping by, and happy reading.

Naming and Shaming

Budaya Luhur dari Zaman Batu hingga Grup WhatsApp Satu fakta tak terbantahkan, manusia adalah makhluk sosial. Saking sosialnya, kadang manusia suka sekali menyebut nama orang yang bikin onar, biar seluruh kerajaan, RT/RW, dan semesta tahu bahwa “Si ini” telah berbuat “itu”. Dari situlah lahir budaya luhur bernama “naming and shaming”, atau kalau di-Indonesiakan “sebut nama, …

Sayur Bening

Ada yang istimewa dari semangkuk sayur bening. Ia jernih, apa adanya, tak banyak bumbu, tak neko-neko. Di balik kesederhanaannya, ia menyimpan filosofi hidup yang dalam. Kontras sekali dengan “jangan sebut namanya”, yang tidak bening, tidak sederhana, dan jelas bukan sayur. Lebih tepatnya, dia seperti panci kosong yang suka mengklaim masakan orang lain sebagai hasil karyanya. …

فكِّر بغيركَ (Think of Others)

by: Mahmoud Darwish Berikut adalah sebuah puisi karya Mahmoud Darwish. Ia adalah seorang penyair terkenal di era 1960-an berasal dari Palestina. Semasa hidupnya, Mahmoud Darwish membuat berbagai karya sastra berupa puisi yang sering mengangkat isu politik. Arabic: فكِّر بغيركَ وأنتَ تُعِدُّ فطورك، فكِّر بغيركَلا تَنْسَ قوتَ الحماموأنتَ تخوضُ حروبكَ، فكِّر بغيركَلا تنس مَنْ يطلبون السلاموأنتَ …

Laki-laki Cap Buaya

Katanya, buaya itu hewan buas. Tapi yang satu ini lebih buas lagi, bukan karena gigi atau cakarnya, tapi karena perangainya yang dapat membuat hati terluka. Bukan buaya darat yang jalan merayap. Inilah dia, laki-laki cap buaya. Jangan salah, ini bukan tentang reptil yang suka berendam di sungai, tetapi tentang manusia yang hobi nyebur ke hati …

Biological Cost

Saya mengenal konsep ini dari kuliah Prof Kuntaman saat sekolah dahulu. Biological cost (biaya biologis) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kerugian atau pengorbanan fisiologis dan metabolik yang harus ditanggung oleh suatu organisme akibat perubahan tertentu. Biasanya dalam konteks adaptasi, resistensi terhadap obat/antibiotik, atau mutasi genetik. Biological cost terjadi ketika suatu keuntungan evolusioner (misalnya resistensi …

Tetap Menyerah, Pantang Semangat

Kata mereka… Bro, hidup tuh berat. Makanya rebahan aja dulu, siapa tahu solusi hidup muncul pas lagi tengkurap. Kan siapa juga yang bilang sukses harus capek? Kita tuh generasi realistis. Udah ngerti dunia kerja keras itu nyata, tapi kita lebih ngerti lagi kerja keras belum tentu jadi apa-apa. Jadi ya mending tidur, minimal mimpi bisa …

Write My Name

by: Zeina Azzam Berikut adalah sebuah puisi karya Zeina Azzam. Ia adalah seorang penyair, penulis, editor, dan aktivis komunitas Amerika keturunan Palestina. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada https://www.zeinaazzam.com/ “Some parents in Gaza have resorted to writing their children’s names on their legs to help identify them should either they or the children be killed.”—CNN, …

Anak Perempuan Semata Wayang

Duduk di tepi laut, seorang anak yang merindukan. Suasana hatinya sedang tidak baik-baik saja. Namun tidak ada yang sungguh-sungguh memperhatikan. Angin laut, pasir lembut, dan suara ombak, membuatnya merasa lebih dekat. Berada di sana, membuatnya kembali merasa sebagai kesayangan. Tidak terlalu sendirian di dunia. Dalam bahasa tanpa suara, ia bebas berkeluh kesah tentang apa saja, …

Menjadi Antimikroba

Hiduplah seperti antimikroba di tengah ekosistem yang dihuni para patogen. Kenali spektrum kerja, karena tidak semua pantas dipertahankan. Selektiflah, seperti obat dengan target spesifik, bukan membabi buta berdifusi tanpa arah, menyerang yang baik dan buruk sekaligus. Di dunia yang pragmatis ini, menjadi selektif bukanlah kelemahan. Justeru di situlah kekuatan, mengenali lingkungan, membaca sinyal, dan bertindak …

Teman Aneh

Masihkah Kau ingat, bagaimana kita bisa menjadi teman? Sejak kapan kita berteman? Kenapa kita bisa menjadi teman? Sudah lama sekali bukan? Tapi rasanya baru sebentar saja. Sepertinya,, kita bisa tetap berteman karena kurasa Kau orang baik. Apa yang seharusnya dilakukan oleh orang-orang yang saling berteman? Saling mengunjungi? Melakukan aktivitas bersama? Kita belum pernah melakukannya bukan? …