Showing 2 Result(s)

Tuan Pasien Kusta

Gontai, Tuan berjalan menyusuri koridor. Lorong rumah sakit masih panjang, sepi dan pucat. Langkahnya pelan. Sendiri. Tanpa sanak menemani, tanpa sanak menunggui. Tadi itu, dokter ahli menegurnya. Kenapa Tuan baru datang lagi? Sudah berapa lama Tuan tidak kemari? Tuan hanya menunduk. Tuan terlambat bukan karena tak sempat. Bukan pula karena alpa, lupa. Nyonya melarang Tuan …

Gila Macam Apa Dia (Kita)?

Berapa banyak orang yang pernah kita sebut gila? Mungkin ada yang berjalan berkeliling kampung sambil menggerakkan tangan seperti sedang menyetir mobil (Dolah pempem). Ada yang berbicara sendiri di pinggir jalan (Yah Mulia). Ada yang meminta uang kepada setiap orang yang ditemuinya (Nek Si Oen). Ada pula yang memakai pakaian seadanya (Wak Lu), tertawa sendiri, meludah …